HEADLINE

Perajin Tahu Tempe di Bojonegoro Makin Gelisah, Harga Kedelai Naik Regenerasi Terancam

Perajin Tahu Tempe di Bojonegoro Makin Gelisah, Harga Kedelai Naik Regenerasi Terancam

Materi yang diberikan tidak terbatas pada teknik produksi. Pelatihan juga mencakup peningkatan kualitas kemasan, daya tahan produk, diversifikasi, serta strategi promosi. Materi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan nilai tambah produknya.

Dengan dukungan keterampilan tersebut, perajin memiliki peluang untuk mengembangkan produk dan menyesuaikan pemasaran dengan kebutuhan konsumen. Tahu dan tempe sebagai produk pangan tradisional diharapkan mampu memiliki daya saing yang lebih baik.

Pengajuan Pelatihan Dapat Dilakukan secara Kelompok

Mahmudi menegaskan Disperinaker dapat menyelenggarakan pelatihan berdasarkan pengajuan kelompok. Para perajin dapat menyampaikan kebutuhan secara bersama-sama, dengan catatan kelompok tersebut memiliki keseriusan untuk mengikuti dan menerapkan hasil pelatihan.

Setiap paket pelatihan memiliki kuota 20 peserta. Peserta dapat berasal dari kalangan perajin maupun calon tenaga kerja yang ingin memperoleh keterampilan di bidang tersebut. Skema ini sekaligus dapat menjadi salah satu upaya menyiapkan sumber daya manusia baru.

Dalam pelaksanaannya, Disperinaker akan bekerja sama dengan lembaga pelatihan kerja (LPK). Materi pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha.

Halaman:
1 2 3 4 Selanjutnya

Komentari

Komentar (0)
Lihat semua →